Sponsored
Sponsored
Free Edition
Verified Content
Tujuh Kelana
Overview
“PERMATA itu adalah kunci suatu ‘gerbang’ yang telah kaumku jaga beratus-ratus tahun lamanya. Aku belum pernah mendengar cerita bahwa dia bisa bersinar di dalam genggaman tangan, atau dapat menimbulkan rasa sakit.... Pasti ada sesuatu di baliknya, sesuatu yang belum kami ketahui,” lanjut Alto, terduduk di atas karpet dan membenamkan kepala pada telapak tangan. “Nyatanya, kamu membuat fragmen kunci bersinar. Kamu juga tahu letak fragmen kunci lainnya. Lagi-lagi kutanyakan ini, siapa kamu sebenarnya?”
Aku pun tidak tahu jawabannya. Yang jelas, saat aku membereskan gudang di rumah, tanpa sengaja aku menemukan sebongkah permata merah di dalam kotak beledu. Jika kusentuh, permata itu akan menyala terang. Bingung bercampur panik, kututup kotak itu. Namun, sejak saat itu pula aku dipertemukan dengan si lelaki bermasker hitam, Alto Rialtiorre. Dia memaksaku untuk menyerahkan permata merah, tapi aku menolaknya. Betapa tidak? Ini adalah peninggalan dari kakekku. Mana boleh aku melepaskannya begitu saja?! Anehnya, beberapa kali seorang perempuan berambut pirang dengan jubah merah terus mendatangi mimpiku, berkata bahwa aku adalah dia, dia adalah aku. Kami adalah satu, dan aku harus bersatu dengan Kaum Pelindung untuk mengalahkan Para Pengkhianat.
Aku, Zarra Mediana, bersama permata merah, kini hidupku berubah.
Aku pun tidak tahu jawabannya. Yang jelas, saat aku membereskan gudang di rumah, tanpa sengaja aku menemukan sebongkah permata merah di dalam kotak beledu. Jika kusentuh, permata itu akan menyala terang. Bingung bercampur panik, kututup kotak itu. Namun, sejak saat itu pula aku dipertemukan dengan si lelaki bermasker hitam, Alto Rialtiorre. Dia memaksaku untuk menyerahkan permata merah, tapi aku menolaknya. Betapa tidak? Ini adalah peninggalan dari kakekku. Mana boleh aku melepaskannya begitu saja?! Anehnya, beberapa kali seorang perempuan berambut pirang dengan jubah merah terus mendatangi mimpiku, berkata bahwa aku adalah dia, dia adalah aku. Kami adalah satu, dan aku harus bersatu dengan Kaum Pelindung untuk mengalahkan Para Pengkhianat.
Aku, Zarra Mediana, bersama permata merah, kini hidupku berubah.
Finding high-quality digital editions shouldn't be a challenge. With instant access to our curated library, you can start your journey with Aftermath immediately. Whether on your phone, tablet, or e-reader, the story of Raleigh's life is presented in a format designed for modern readers.
To get started finding Tujuh Kelana, you are right to find our website which has a comprehensive collection of titles listed. Our library is one of the most comprehensive resources for free digital reading materials, providing verified and safe content for book lovers worldwide.
36,114 currently reading
152,889 want to read
Sponsored
Sponsored
Book details & editions
| ISBN | 6230019140 |
| Publisher | Elexmedia Komputindo |
| Publication date | N/A |
| Language | Indonesian |
| Pages | 375 pages |
| Reading Options | PDF · EPUB · Mobi |
Sponsored
Sponsored
Ratings & Reviews
5 ★
81.4%
4 ★
14.6%
3 ★
3%
2 ★
0.6%
1 ★
0.4%
4.76
BlueReads Choice
Sponsored
Write a Review
Community Reviews
Sort by: